HOME

Tampilkan postingan dengan label Aritkel Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aritkel Sejarah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Juni 2011

Sepuluh Suku yang Hilang


Sepuluh Suku yang 'Hilang' atau Sepuluh Suku Utara Israel yang 'Hilang' merujuk pada sepuluh Suku Israel yang berasal dari Kerajaan Israel Utara yang tidak diketahui keberadaannya lagi setelah penaklukan oleh Bangsa Asyur (Asiria).

Daftar isi


Latar belakang

Sekitar tahun 1900 SM, ada seorang Ibrani yang bernama Yakub yang merupakan leluhur Bangsa Israel. Nama Yakub kemudian diganti menjadi Israel. Israel memiliki 12 orang anak, Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda, Zebulon, Isakhar, Dan, Gad, Asyer, Naftali, Yusuf, dan Benyamin. Keturunan merekalah yang disebut dengan ke-12 Suku Israel. Ke-12 Suku ini disebut sebagai "orang Israel".
Setelah mereka menduduki tanah Kanaan, Suku Lewi tidak mendapatkan daerah warisan karena mereka adalah Suku spesial, yaitu Suku para Imam. Suku Yusuf maka dibagi menjadi dua menurut anak-anak Yusuf, yaitu Manasye dan Efraim (karena Yusuf mendapat berkat ganda dari ayahnya, Israel). Demikianlah tanah Kanaan dibagi menjadi 12 bagian oleh Bangsa Israel.
Kemudian, ke-12 Suku Israel mencapai puncak kejayaannya pada pemerintahan Raja Salomo pada abad kesepuluh SM. Namun setelah kematian Salomo, Kerajaan Israel terpecah menjadi dua, Kerajaan Israel Utara (yang disebut Kerajaan Israel), dan Kerajaan Israel Selatan (yang disebut Kerajaan Yehuda). Kerajaan Israel beribuKota di Samaria dan Kerajaan Yehuda/Yudea beribuKota di Yerusalem. Kata "Yahudi" dipakai untuk menyebut keturunan dari Kerajaan selatan ini, yang akhirnya membentuk Negara Israel moderen, dengan demikian merujuk pada orang Israel moderen.
Sepuluh Suku Utara Israel yang 'Hilang' berasal dari Kerajaan utara, sementara Suku Yehuda dan Benyamin bergabung dengan Kerajaan selatan. Pada abad kedelapan SM Kerajaan utara ditaklukkan oleh Bangsa Asiria dari Kekaisaran Asiria, dan kesepuluh Suku Israel tersebut ditawan dan dipaksa untuk pergi ke Negeri Asiria. Mereka tidak pernah kembali lagi dan tidak ada catatan tentang mereka lagi. Merekalah yang disebut dengan Sepuluh Suku Utara Israel yang ‘Hilang’.
Mengenai Suku Simeon yang tidak banyak disebutkan dan dipercaya telah tercerai-berai sejak kematian Yakub, beberapa sumber menggabungkan Suku ini dengan kesepuluh Suku yang ‘hilang’ dari utara, namun beberapa lainnya menggabungkannya dengan Kerajaan selatan, dan posisinya dalam 'kesepuluh' Suku digantikan oleh 'Manasye barat' dan 'Manasye timur' (Suku Manasye yang besar memiliki dua bagian tanah, satu di tepi barat sungai Yordan, dan satu di sebelah timurnya).

 12 Suku Israel

Menurut kitab suci Yahudi dan Kristen, Yakub mempunyai 12 anak laki-laki dan 1 anak perempuan yang tercatat (Dina) dari 2 istri dan 2 gundik, yaitu (dengan urutan kelahiran dalam tanda kurung):
Ke-12 anak laki-laki ini menjadi bapak leluhur dari 12 Suku Israel. Ketika Musa, Eleazar, Yosua & para Kepala Suku-suku Israel membagi tanah Israel pada 12 Suku ini, Suku Lewi tidak mendapatkan bagiannya karena Suku ini menjadi Pendeta. Kemudian dalam perkembangannya Suku Yusuf digantikan oleh Suku Efraim dan Manasye (Yang merupakan anak dari Yusuf dari istri Mesir-nya yang bernama Asnat).
Suku Yehuda, Suku Simeon, dan Suku Benyamin bergabung membentuk Kerajaan Yehuda/Yudea, yang dipercaya merupakan cikal bakal dari Bangsa Yahudi yang hidup saat ini. Suku Lewi yang memiliki tugas keagamaan sama sekali tidak memiliki tanah (hanya menguasai area Kuil dan 6 Kota sisa). Sedangkan Suku lainnya (Ruben, Isakhar, Zebulon, Dan, Naftali, Gad, Asyer, Efraim, Manasye Timur, dan Manasye Barat) merupakan bagian dari Kerajaan Israel Utara yang nantinya dinyatakan sebagai Suku 'Hilang'.

Kerajaan Israel Utara

Setelah perang saudara di waktu pemerintahan Rehabeam, putra dari Raja Salomo, 10 Suku melepaskan diri dari Kerajaan utama dan membuat Kerajaan sendiri yaitu Kerajaan Israel Utara. 10 Suku ini terdiri dari 9 Suku (yang memiliki hak tanah) yaitu Suku Zebulon, Isakhar, Asyer, Naftali, Dan, Manasye, Efraim, Ruben dan Gad, dan beberapa anggota dari Suku Lewi yang tidak memiliki hak tanah. Suku Simeon tidak disebut sama sekali dalam Alkitab dan banyak yang percaya bahwa Suku ini telah tercerai berai sejak kematian dari Yakub.
Yudea, Kerajaan Israel Selatan, beribuKota di Yerusalem dan dipimpin oleh Raja Rehabeam. Kerajaan ini memiliki penduduk dari Suku Yehuda dan Benyamin (dan juga oleh beberapa anggota Lewi dan Simeon yang masih tersisa).

 Penaklukan Bangsa Asing

Pada tahun 721 SM [Samaria] sebagai ibuKota Kerajaan Israel Utara diserbu oleh pasukan Asyur (Asiria) yang dipimpin oleh Shalmaneser V dan dilanjutkan oleh Sargon II. Dan satu tahun kemudian Samaria takluk dan dihancurkan. Penduduk Kerajaan Israel Utara yang merupakan 10 Suku Israel diasingkan dan dibuang ke Khorason, yang sekarang merupakan bagian dari Iran Timur dan Afganistan Barat. Suku-suku ini dipercaya oleh Bangsa Yahudi saat ini telah hilang dari sejarah.
Perang pun terus berlanjut di Timur Tengah. Bangsa-bangsa kuat saling beradu satu sama lain memperebutkan kawasan Timur Tengah. Pada tahun 603 SM, kekuasaan Bangsa Asyur (Asiria) digantikan oleh Bangsa Babel (Babilonia). Di masa kekuasaan Babel, Kerajaan Israel Selatan Yehuda jatuh, dan Yerusalem dihancurkan (587 SM), dan berlangsunglah masa pembuangan di Babel. 50 tahun kemudian, 538 SM, Kekaisaran Persia merebut kekuasaan Babel. Sebagian Suku Yehuda dan Benyamin diperkenankan untuk kembali ke Yudea. Namun sepuluh Suku Israel lainnya, penduduk Kerajaan Israel Utara, tidak pernah disebutkan kembali sebagaimana dua Suku itu, sehingga mereka dijuluki sebagai Sepuluh Suku Utara Israel yang 'Hilang'.

 Tulisan Yosefus Flavius tentang Sepuluh Suku Utara Israel yang 'Hilang'

Dalam Alkitab Perjanjian Lama 2 Raja-raja 18:11 tertulis
“ Raja Asyur mengangkut orang Israel ke dalam pembuangan ke Asyur dan menempatkan mereka di Halah, pada sungai Habor, yakni sungai Negeri Gozan, dan di Kota-Kota orang Madai ”
Tempat-tempat ini sekarang terletak pada bagian utara Irak dan sebelah barat laut Iran yang disebut Kurdistan. Kesepuluh Suku Israel tersebut mulanya diangkut ke sana.
Menurut sejarawan kuno Yosefus Flavius yang hidup pada abad pertama, ia menulis tentang keberadaan kesepuluh Suku tersebut: "... kesepuluh Suku yang berada di Efrat hingga sekarang, dan yang berjumlah sangat besar, yang jumlahnya tidak dapat diperkirakan." (Antiquities 11:2)
Yosefus menulis bahwa pada abad pertama Masehi kesepuluh Suku Israel hidup dalam jumlah yang sangat besar di seberang Sungai Efrat. Hal ini mungkin berarti bahwa beberapa dari mereka tersebar ke sebelah timur sungai Efrat.

 Pathans (Pasthun) di Afghanistan & Pakistan

Pathans atau Pasthun menganggap diri mereka sebagai anak-anak Israel, meskipun mereka beragama Islam. Bangsa Pasthun memiliki kemiripan dengan kebiasaan Israel kuno. Bangsa Pasthun kini tinggal di perbatasan Afghanistan-Pakistan. Mereka disebut Afghans atau Pishtus menurut bahasanya. Di Afghanistan, jumlah mereka sekitar enam juta jiwa, dan di Pakistan sekitar tujuh hingga delapan juta jiwa dan dua juta jiwa lagi hidup seperti Suku Badui. Bukti-bukti yang menarik adalah beberapa nama Suku-suku yang sama dengan Suku-suku Israel seperti Suku Harabni yakni Ruben, Suku Shinwari adalah Simeon, Suku Levani - Lewi, Suku Daftani - Naftali, Suku Jaji - Gad, Suku Ashuri - Asyer, Suku Yusuf Su, anak-anak Yusuf, Suku Afridi - Efraim, dan seterusnya. Pathans atau Pasthun mengaku mempunyai hubungan dengan Kerajaan Israel kuno dari Suku Benyamin dan keluarga Saul. Menurut tradisi, Saul mempunyai seorang anak, bernama Yeremia yang memiliki anak bernama Afghana.
Menurut Alkitab 2 Raja-raja, Tawarikh 1 dan 2, sepuluh Suku Israel dibuang ke Halah, Havor, sungai Gozan dan Kota-Kota Maday. Beberapa kemiripan Tradisi Pasthun dengan Israel kuno: memiliki sunat untuk anak laki-laki pada hari kedelapan, Patrilineal (Garis Bapak), menggunakan Talith (Jubah Doa) Tsitsit, pernikahan (Hupah), kebiasaan wanita (pembasuhan di sungai), pernikahan dari pihak keluarga ibu atau bapak (Yibum), Sangat menghormati bapak, larangan memakan daging kuda dan unta, Shabbat dengan menyiapkan 12 roti Hallah, menghidupkan lilin pada saat Shabbat, hari Yom Kippur, menyembuhkan penyakit dengan bantuan kitab Mazmur (menempatkan kitab Mazmur dibawah kepada pasien, nama-nama Ibrani di desa-desa dan menyebut nama Musa, dan menggunakan simbol bintang Daud. Mereka hidup sebagai Suku-suku yang terpencar dan memiliki hukum tradisi yakni Pashtunwali atau hukum Pasthun yang mirip dengan hukum Taurat. Pasthun bertradisi pernikahan ipar, yang mengharuskan saudara laki-laki menikahi janda saudaranya yang meninggal tanpa keturunan, sama seperti Israel kuno (Ul, 25:5-6). Pasthun juga bertradisi mengorbankan kambing-domba penebusan, sama seperti masa Israel kuno yang membebankan dosa seluruh Bangsa pada domba yang diusir ke gurun dan disembelih (Im, 16).

 Kashmir di India bagian utara

Di India bagian utara yakni Kashmir terdapat sekitar 5-7 juta jiwa. Terdapat nama Ibrani di lembah dan di desa-desa di Kashmir seperti Har Nevo, Beit Peor, Pisga, Heshubon. Kebanyakan peneliti berpendapat bahwa Bangsa Kashmir keturunan Sepuluh Suku Utara Israel yang 'Hilang' pada pembuangan tahun 722 SM. Penampilan fisik mereka berbeda dengan umumnya orang India. Tradisi mereka memang mengindikasikan perbedaan asal-usul. Orang Kashmir memiliki hari raya Paskah pada musim semi, saat dilakukan penyesuaian perbedaan penanggalan candra dan surya, dengan cara seperti yang dilakukan orang-orang Yahudi. Mereka memang menyebut diri sebagai Bene Israel, Anak-anak Israel. Orang Kashmiri menghormati Sabbath (beristirahat dari semua jenis kerja); menyunat bayi pada usia delapan bulan; tidak makan ikan yang tak bersisik dan bersirip, dan merayakan beberapa hari raya Yahudi lainnya, tetapi tidak yang berasal dari setelah kehancuran Bait Allah pertama (seperti Hannukah).

Shin-lung (Bnei Manasye) di sekitar perbatasan India-Myanmar

Di kawasan pegunungan di kedua sisi perbatasan India-Myanmar, bermukim sekitar 2 juta orang Shin-lung. Mereka memiliki tradisi penyembelihan binatang korban seperti Suku-suku Israel kuno pada umumnya, dan menyebut diri anak Manasye atau Bnei Manasye. Kata Manasye banyak bermunculan dalam puisi dan doa (mereka menyeru “Oh God of Manasseh”). Mereka memiliki tradisi cerita yang mengatakan bahwa mereka dibuang ke suatu tempat yang berada di sebelah barat tempat asal mereka, lalu bermigrasi ke timur dan mulai menjadi penggembala dan penyembah dewa. Migrasi mereka berlanjut ke timur, mencapai perbatasan Tibet-China, lalu mengikuti aliran Sungai Wei, hingga masuk dan bermukim di China Tengah sekitar tahun 230 SM. Orang China menjadikan mereka sebagai budak, sehingga beberapa di antara mereka melarikan diri dan tinggal di gua-gua kawasan pegunungan Shin-lung, dan hidup miskin selama dua generasi. Mereka juga disebut orang gua atau orang gunung dan tetap menyimpan kitab suci mereka. Akhirnya mereka mulai berasimilasi dengan orang China dan terpengaruh budaya China, hingga akhirnya mereka meninggalkan gua-gua pegunungan dan pergi ke barat, melalui Thailand, menuju Myanmar. Setelah itu mereka berkelana tanpa kitab suci, dan membangun tradisi lisan, hingga sampai di Sungai Mandaley, dan menuju Pegunungan Chin. Pada abad-18 sebagian dari mereka bermigrasi ke Manipur dan Mizoram, India Timur Laut.
Mereka sadar bahwa mereka bukan orang China meskipun menggunakan bahasa China dialek lokal, dan menyebut diri Lusi yang berarti Sepuluh Suku (”Lu” berarti Suku, dan “si” berarti sepuluh). Tradisi Manasye antara lain adalah sunat (kini sudah ditinggalkan), upacara pemberkatan anak pada usia 8 hari, hari raya keagamaan yang mirip dengan hari raya keagamaan Yahudi, praktik pernikahan ipar demi kelangsungan nama marga, menyebut nama Tuhan sebagai “Yahwe”, dan memelihara puisi yang mirip dengan kisah penyeberangan Kitab Keluaran ketika Bangsa Israel menyeberang Laut Merah. Di setiap kampung ada Pendeta atau Imam yang selalu bernama Harun (Aaron, saudara Musa dan Imam Pertama Yahudi) dengan pewarisan turun-temurun. Salah satu tugas mereka adalah mengawasi kampung, berdoa dan mempersembahkan korban, dengan jubah ber-‘breastplate’, ikat pinggang dan mahkota, dan selalu membuka doa dengan menyebut nama Manasye. Dalam kasus terdapat orang jatuh sakit, para Imam dipanggil untuk memberkati pesakit dan mempersembahkan korban. Imam akan menyembelih domba atau kambing dan mengoleskan darahnya di telinga, punggung dan kaki pesakit sambil mengucapkan mantra yang mirip dengan Im, 14:14. Pada kasus penyakit khusus, diselenggarakan upacara khusus. Semacam upacara penebusan yang dilakukan dengan memotong sayap burung dan menebar bulunya ke udara. Pada kasus penyakit lepra, para Imam menyembelih burung di lapangan terbuka. Untuk penebusan dosa, dilakukan pengorbanan domba di altar seperti dilakukan di Bait Allah (seperti disaksikan seorang penulis di hutan Myanmar sekitar tahun 1963-1964). Darah sembelihan ditorehkan di ujung altar, dagingnya dimakan. Yom Kippur dirayakan sebagai hari penebusan, sekali setahun seperti tradisi Yahudi. Kendaraan Imam tidak boleh dibuat dari logam, namun dari tanah liat, kain, atau kayu. Melakukan praktik pemujaan berhala dan mempercayai klenik sehubungan dengan roh dan setan. Percaya reinkarnasi tapi percaya Tuhan di sorga akan membantu dalam kesusahan.

 Qiang (Ch’iang-min) di China bagian barat

Orang-orang Qiang atau Ch’iang-min (sekitar 250 ribu orang, 1920) bermukim di Propinsi Sechuan, China bagian barat, di daerah pegunungan sebelah barat Sungai Min, dekat perbatasan Tibet [Thomas Torrance “The History, Customs and Religion of the Ch’iang People of West China” (1920) dan “China’s First Missionaries: Ancient Israelites” (1937)]. Mereka menganggap diri sebagai imigran dari barat yang datang ke tempat tersebut setelah berjalan selama tiga tahun tiga bulan. Orang China menganggap mereka sebagai barbar, dan mereka menilai orang China sebagai penyembah berhala (Ch’iang-min percaya hanya pada satu Tuhan dan menyebutnya ‘Yawei’ ketika berada dalam kesulitan). Ch’iang-min mempraktikkan persembahan korban yang dilakukan Imam, jabatan yang hanya bisa dijabat oleh pria yang sudah menikah (Im, 21:7,13) dan diwariskan turun-temurun. Para Imam mengenakan jubah putih bersih dan bersurban khusus. Mezbah dibuat dari batu yang tidak dipotong dengan alat logam (Kel, 20:25), dan tidak boleh didekati oleh orang asing dan “cacat” (Im, 21:17-23). Para Imam Ch’iang-min menggunakan tali pengikat jubah, dan sebatang tongkat berbentuk seperti ular (kisah Musa di gurun). Setelah berdoa, para Imam membakar bagian dalam dan daging korban sembelihan, dan mengambil bagian pundak, dada, kaki dan kulit, sementara dagingnya dibagikan kepada pemberi persembahan. Saat persembahan, mereka mengibarkan 12 bendera di sekitar altar untuk menjaga tradisi bahwa mereka berasal dari satu bapak yang memiliki 12 anak. (Mereka bertradisi sebagai keturunan Abraham dan berleluhur seorang bapak dengan 12 anak). Di antara orang Ch’iang-min, terdapat tradisi mengoleskan darah pada ambang pintu demi keselamatan dan keamanan rumah, pernikahan ipar, tudung kepala bagi wanita, memberi nama anak pada usia 7 hari hingga menjelang malam ke-40.

 Kelompok Suku/Bangsa lainnya yang 'terindikasi' keturunan dari 10 Suku Utara Israel yang 'Hilang'

  • Samaria di Israel & Palestina
  • Badui-Bedul di Israel, Palestina & Yordania
  • Kurdi di Suriah, Irak, Iran & Turki
  • Parthia di Iran
  • Bukharia di Negara-Negara Asia Tengah & Kazakstan
  • Pathan-Afridi di India & Pakistan
  • Bene Israel di India & Pakistan
  • Bene Efraim di India
  • Nasranis Kerala (Malabar) di India bagian selatan
  • Tibet
  • Kaifeng di China
  • China-Taiwan di Taiwan
  • Korea di Korea Utara & Korea Selatan
  • Jepang
  • Suku-suku di Filipina
  • Nias di Sumatra bagian utara, Indonesia
  • Batak-Toba di Sumatra bagian utara, Indonesia
  • Mentawai di Sumatra bagian barat, Indonesia
  • Minangkabau di Sumatra bagian barat, Indonesia
  • Enggano di Sumatra bagian selatan, Indonesia
  • Dayak di Kalimantan (Indonesia, Malaysia & Brunei)
  • Talaud di Sulawesi bagian utara, Indonesia
  • Sanghie di Sulawesi bagian utara, Indonesia
  • Minahasa di Sulawesi bagian utara, Indonesia
  • Mandar di Kalimantan bagian selatan & Sulawesi bagian selatan, Indonesia
  • Toraja di Sulawesi bagian selatan, Indonesia
  • Sumba, Sabu, Ndao, Rote, Manggarai, Riung, Ngada, Nagekeo, Lio, Ende, Sikka, Larantuka, Adonara, Solor, Lembata, Pantar, Pura, Alor, Timor-Helong, Timor-Dawan & Timor-Belu di Flobamora, Indonesia & Timor Leste
  • Suku-suku di Maluku bagian utara, Indonesia
  • Alef'uru dan Suku-suku lainnya di Maluku bagian selatan, Indonesia
  • Beberapa Suku Melanesia di Papua, Indonesia & Papua Nugini
  • Eskimo di Kanada & Alaska, Amerika Serikat
  • Indian-Amerika di Kanada & Amerika Serikat
  • Polynesia-Hawaii di Hawaii, Amerika Serikat
  • Beberapa Suku di Kamerun
  • Bilad el-Sudan di Mali & Ghana
  • Annang di Nigeria
  • Efik di Nigeria
  • Ibibio di Nigeria
  • Ibo (Igbo) di Nigeria
  • Sefwi (Rumah Israel) di Ghana
  • Bani Israel di Senegal
  • Anglo-Saxon (Anglo-Israelism) yang membentuk Kerajaan Persemakmuran Inggris Raya & Amerika Serikat
  • Irlandia
  • Belanda
  • Luksemburg
  • Gaul di Prancis bagian utara
  • Jerman (Franka)
  • Denmark (Danes)
  • Swedia (Sami)
  • Finlandia (Finn)
  • Viking di Norwegia & Eslandia
  • Yunani
  • Polynesia-Maori di Selandia Baru
  • Mikronesia-Kiribati di Kiribati

 Kelompok Suku/Bangsa lainnya yang 'terindikasi' keturunan dari Beberapa 2 Suku Selatan Yehuda yang 'Hilang'

  • Arab-Yahudi di Negara-Negara Liga Arab & Negara-Negara OKI
  • Persia-Yahudi di Iran
  • Beberapa Suku di Afghanistan
  • Beberapa Suku di Kirgistan
  • Kuba-Yahudi di Kuba
  • Jamaika-Yahudi di Jamaika
  • Puerto Riko-Yahudi di Puerto Riko
  • Barbados-Yahudi di Barbados
  • Suriname-Yahudi di Suriname
  • Indian-Inka-Yahudi (Bnei Moshe) di Peru
  • Amazon-Yahudi di Negara-Negara Amerika Selatan
  • Berber-Yahudi di Negara-Negara Afrika Utara
  • Beberapa Suku di Sudan
  • Serai di Eritrea
  • Meroni di Eritrea
  • Dembia di Ethiopia
  • Falash Mura (Beit Avraham) di Ethiopia
  • Falasha (Beta Israel) di Ethiopia & Kenya
  • Beberapa Suku di Laikipia, Kenya
  • Abayudaya di Uganda
  • Bakwa Dishi di Zaire & Kongo
  • Beberapa Suku di Sao Tome & Principe
  • Beberapa Suku di Mali
  • Beberapa Suku di Pantai Gading
  • Beberapa Suku di Guinea
  • Beberapa Suku di Tanjung Verde
  • Lemba di Zimbabwe & Afrika Selatan
  • Latin-Yahudi (Bnei Anousim) di Spanyol, Portugal, Italia, Vatikan, San Marino, Andorra, Monako, Prancis, Rumania, Filipina, Timor Leste, Negara-Negara Amerika Latin, Amerika Serikat & Australia
  • San Nicandro di Italia
  • Polandia-Yahudi di Polandia
  • Subbotniks di Rusia

 Sepuluh Suku Utara Israel yang 'Hilang' dalam pandangan Kristen

Siapa sebenarnya Sepuluh Suku Utara Israel yang 'Hilang'? Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Mat, 15:24). Ini berarti dalam pengertian rohani orang-orang Kristen adalah Sepuluh Suku Utara Israel yang 'Hilang' dari umat Israel pada semua Suku/Bangsa, tanpa terkecuali terdapat gen Israel.

Pranala luar

KEMBALINYA 10 SUKU ISRAEL YANG HILANG

Tulisan ini bersifat kumpulan penafsiran ayat-ayat alkitab secara pribadi, bukan pandangan resmi gereja/ GPdI Sluke.


Ada topik yang ramai dibicarakan di kalangan pemerhati nubuat-nubuat alkitab. Topik itu adalah dimana kini ke-10 suku Israel yang hilang dan bagaimana mereka kembali sadar akan darah Israelnya di kemudian hari (di akhir jaman).

Revelation 7:4-8 ( Wahyu )adalah nubuat berkumpulnya lagi ke-12 suku Israel. Itu artinya ke-10 suku Israel yang kini terhilang akan bersatu lagi dengan 2 suku saudaranya yang kini sudah bermukim di tanah perjanjian, Israel.

Ke-10 suku Israel yang hilang kini berada tersebar di ke-4 penjuru bumi. Semuanya sudah menjadi berbagai bangsa dan sudah lupa akan jatidiri Israelnya. Karena pengaruh bias pemberitaan media massa bangsa-bangsa itu mengambil sikap bermusuhan dan tidak sedikit yang mengutuki Israel. Israel kini seolah seorang diri menghadapi kebencian bangsa-bangsa lainnya, bahkan dari saudara-saudaranya sendiri.

Kilas balik
Yakub, yang disebut Israel, menurunkan 12 anak laki-laki yang lalu menjadi 12 suku.
(Genesis 35:22b)
Suku-suku tersebut adalah:
  1. Ruben, kerajaan utara, terhilang dan akan kembali
  2. Simeon, kerajaan utara, terhilang dan akan kembali
  3. Lewi
  4. menyebar ke suku-suku lainnya
  5. Yehuda, kerajaan selatan, sudah kembali
  6. Isakhar, kerajaan utara, terhilang dan akan kembali
  7. Zebulon, kerajaan utara, terhilang dan akan kembali
  8. Yusuf, kerajaan utara, terhilang dan akan kembali dalam wujud 2 suku
    Efraim dan
    Manasye
    (Gen 48:1)
  9. Benyamin, kerajaan selatan, sudah kembali
  10. Dan, kerajaan utara, terhilang dan tidak akan kembali
  11. Naftali, kerajaan utara, terhilang dan akan kembali
  12. Gad, kerajaan utara, terhilang dan akan kembali
  13. Asyer, kerajaan utara, terhilang dan akan kembali
(Gen 35:23-26, Gen 12:21, Rev 7:5-8)

Suku-suku yang tergabung dalam kerajaan utara diserbu oleh kerajaan Asyur dan diangkut sebagai tawanan. Sebelum penyerbuan, kerajaan utara sudah jatuh dalam penyembahan berhala (2 Kings 17:16,17). Setelah penyerbuan itu tidak ada catatan alkitab tentang mereka, kalaupun ada saya belum tahu. Suku-suku ini menyebar ke seluruh bumi dengan meneruskan hidup tanpa hukum Taurat. Mereka bahkan lupa akan jatidiri mereka sebagai Israel. Mereka menjadi bangsa-bangsa lain.

Kerajaan selatan diserbu oleh kerajaan Babel dan diangkut sebagai tawanan. Namun alkitab mencatat bahwa ibadah dan norma hidup alkitabiah masih dilakukan. Tokoh semisal Daniel dan Nehemia mendukung pendapat ini.

Orang tawanan di Babel inilah yang di waktu-waktu berikutnya sempat membangun kembali Yerusalem. Mereka tetap menjalankan hidup sesuai hukum Taurat. Merekalah yang kemudian disebut orang Yahudi dan menyaksikan bangkitnya lagi negara Israel tahun 1948.

Setelah Negara Israel kembali berdiri tahun 1948, banyak orang Yahudi dari berbagai tempat di penjuru bumi pulang ke tanah airnya, Israel.

Suku yang sudah kembali:
  1. Yehuda
  2. Benyamin
Suku yang sekarang terhilang, menjadi bangsa-bangsa lain, namun nantinya kembali: :
  1. Ruben
  2. Simeon
  3. Isakhar
  4. Zebulon
  5. Yusuf (Efraim)
  6. Yusuf (Manasye)
  7. Naftali
  8. Gad
  9. Asyer
Suku yang sekarang terhilang namun nantinya tidak akan kembali: :
  • Dan
Suku Lewi adalah suku yang menyebar ke tengah-tengah suku lainnya untuk melayani ibadah.

Di akhir jaman suku-suku di atas, kecuali suku Dan, akan berkumpul bersama-sama dalam persaudaraan dan akan beribadah bersama di Yerusalem.

Kemana ke-10 suku Israel pergi ?

10 suku Israel telah terserak ke 4 penjuru bumi. Mereka bisa saja ada di setiap titik di bumi ini, dari Amerika sampai Jepang, dari Siberia sampai Australia.
Study dari berbagai disiplin ilmu telah dilakukan untuk melacak keberadaan mereka kini.

Beberapa pendapat muncul untuk menunjukkan bahwa bangsa tertentu adalah bangsa berdarah Israel, atau paling tidak, ada yang berdarah Israel di bangsa tersebut. Bangsa-bangsa yang diindikasikan berdarah Israel adalah sbb:
  1. Di Eropa/ Amerika/ Afrika
  2. Jepang
  3. Khazaria
  4. Scythian dan Parthia (Persia)
  5. Australia dan Zelandia Baru
  6. Bangsa lainnya
  7. Orang Kristiani
Pembahasan ini akan ditutup dengan :
Bagaimana suku-suku terhilang ini sadar bahwa mereka adalah keluarga besar Israel ?

Kunci sederhana
Beberapa kunci sederhana untuk mengindikasikan bahwa bangsa tertentu adalah berdarah Israel ( 10 suku).
  1. Israel menjadi berbagai bangsa besar. Hosea 1:9-10 menubuatkan 10-suku Israel menjadi sebanyak pasir di laut (setelah pembuangan). Genesis 48:19 menubuatkan Efraim menjadi berbagai bangsa
  2. Nama Abraham dan Isak akan terus disebut dimanapun mereka bermukim, Brahman dan Saka misalnya. Genesis 21:12 keturunan Abraham akan terindikasi dari keturunan (=nama) Isak. Genesis 48:15-16 nama Abraham dan Isak akan tetap disebut di keturunan Israel.
  3. Keturunan Israel tidak akan musnah.Jeremiah 51:5 Israel dan Yehuda tidak akan dilupakah oleh Tuhan.
  4. Israel adalah bangsa, atau tinggal di bangsa yang menaklukkan kerajaan Asyur. Isaiah 14:2b menyatakan Israel menawan bangsa yang menawannya dan menaklukkan bangsa yang menaklukkannya. Parthia ( Scythian/Saka )menaklukkan Asyur. Raja pertama Parthia, Asaak ( Asaak )
  5. Israel berada sangat jauh. Daniel 9:7 Israel tidak hanya bermukim di Media-Persia namun juga berada di bangsa-bangsa yang jauh
  6. Israel menguasai gerbang musuhnya ( Genesis 24:60 ). Gerbang bisa berupa pelabuhan utama, jalur laut utama, dan jalur perdagangan utama
Titik tolak
10 suku Israel yang kini masih misteri adalah 10 suku yang tergabung dalam kerajaan utara ( Israel )dengan pemerintahan di Samaria . Setelah pembuangan ke Asyur, catatan sejarah dan alkitab terputus.
Mereka menyebar ke seluruh bumi. Mereka meninggalkan pola hidup taurati.

Image: http://jewsandjoes.com/the-10-lost-tribes-of-israel.html

Sementara 2 suku saudaranya yang tergabung dalam kerajaan Yehuda ( selatan ) , pemerintahan di Yerusalem, meneruskan tradisi hidup taurati dan memiliki catatan sejarah / alkitab. Mereka lalu dinamakan Yahudi.

Di akhir jaman mereka akan bersatu lagi .Jeremiah 50:4,20,33-34
Bangsa-bangsa yang saat ini tidak sadar akan darah Israel-nya, satu saat nanti mereka akan menyadarinya dan dengan "tangis penyesalan bercampur kebahagiaan" mereka akan mengalami sendiri penggenapan nubuat pertemuan Yusuf dan saudara-saudaranya.

Artikel terkait:
  1. the-10-lost-tribes-of-israel

Jalur migrasi
Jalur migrasi 10 suku terhilang menarik untuk dicermati.
  1. Ke Eropa
  2. Ke wilayah lain ? saya belum menemukan referensinya

Serba-serbi tentang Israel
  1. Yahudi Sephardi
    Sejumlah besar orang Yahudi tinggal di Spanyol. Spanyol dalam bahasa Ibrani adalah "Sepharad" (Obadiah 1:20). Ketika Spanyol dikuasai Islam, mereka terusir ke seluruh dunia terutama ke daerah Latin (bekas wilayah Romawi terutama Spanyol, Portugal, dan Italia, -- termasuk juga wilayah Amerika latin yang penduduknya banyak dari ke 3 negara tsb) dan negara-negara timur. Mereka disebut Yahudi Sephardi.
    Sumber: http://britam.org/JewsofJudah.html
  2. Yahudi Ashkenazi
    Sebelum kaisaran Romawi, orang Yahudi sudah banyak ditemukan di Inggris, Gaul (sekarang, Perancis), dan Jerman. Dalam literatur Rabi Yahudi, Jerman dikenal sebagai Ashkenaz.
    Solomon Luria ( 1510-1574 ) mencatat tradisi keturunan dari 10 suku Israel yang berada di "kota-kota Ashkenaz" yang artinya "kota-kota di Jerman". Dari sini orang Yahudi di kawasan tsb dikenal sebagai Yahudi Ashkenazi.
    Sumber: http://britam.org/JewsofJudah.html
  3. Tes DNA
    Penelitian DNA menunjukkan:
    Yahudi Ashkenazi tidak jauh berbeda dengan Yahudi Sephardi. Keduanya juga memiliki kemiripan dengan bangsa timur tengah lainnya seperti Turki, Armenia, Kurdi, dan Palestina (dengan sedikit beda karena ada campuran Arab dan Afrika).
    Yahudi Ashkenazi memiliki kode DNA R1a. Kode ini ditemukan pada bangsa Slav, Norwegia, Jerman timur, Asia tengah, dan India.
    Yahudi Sephardi memiliki kode DNA R1b. Kode ini ditemukan pada bangsa Eropa barat mis; Spanyol, Portugal, dan Italia.
    Sumber: http://britam.org/JewsofJudah.html
  4. Yahudi Falasha. Yahudi, berkulit hitam, yang lama bermukim di Afrika

Bangsa yang diindikasikan berdarah Israel atau paling tidak ada anggota kelompok di bangsa tersebut yang berdarah Israel.
1. Eropa / Amerika / Afrika
Sumber: http://www.biblestudy.org/prophecy/where-are-the-lost-ten-tribes-of-israel-today.html Mereka diduga menyebar di negara-negara berikut:
TribePossible National IdentityBible Reference
AsherRepublic of South AfricaGen 49:20
BenjaminNorwayGen 49:27
DanIrelandGen 49:16-18
GadGermanyGen 49:19
IssacharFinlandGen 49:14-15
Joseph (Ephraim)Britain and United KingdomGen 49:22-26
Joseph (Manasseh)United States of AmericaGen 49:22-26
JudahDikenal sebagai Yahudi, mayoritas di negara Israel. Juga tersebar di berbagai negaraGen 49:8-12
LeviTersebar di berbagai negaraGen 49:5-7
NaphthaliSwedenGen 49:21
ReubenFranceGen 49:3-4
SimeonTersebar di berbagai negaraGen 49:5-7
ZebulonHollandGen 49:13
Artikel terkait:
  1. http://www.britam.org/ListofProofs.html
2. Jepang
Sumber: http://www.pbs.org/wgbh/nova/israel/losttribes3.html Banyak hal berkaitan antara Jepang dan Israel. Banyak kosakata Jepang yang secara etimologis tidak berkaitan dengan bahasa asli Jepang. Contoh:
  1. Daber:(Ibrani) berbicara.
    Daberu:(Jepang) ngobrol.
  2. Goi: (Ibrani)orang asing.
    Gai'Jeen: (Jepang)prefix untuk orang asing.
  3. Kor: (Ibrani)dingin.
    Koru: (Jepang)membeku.
  4. Knesset: (Ibrani)Parlemen.
    Kensei: (Jepang)Parlemen (Constitutional government)
  5. Osee, kaisar Jepang pertama ( yang dikenal )-sekitar 730 SM-diduga adalah raja Israel terahir, Hoshea, yang meninggal di sekitar tahun yang sama
  6. Kuil shinto memiliki kemiripan design dengan bait Allah
  7. Beberapa artifak memiliki keterkaitan dengan Asyur dan Israel, contoh sumur di Koryugi yang di sampingnya tertulis, Sumur Israel
  8. Kereta di Otsu dan Kyoto, yang berbeda dengan daerah lain, mirip dengan kereta Israel kuno
  9. Tradisi sekte Samurai, berkaitan dengan kata Samaria, mengatakan mereka datang dari Asia barat sekitar tahun 660 SM
  10. Kaisar Mikado dipercaya adalah keturunan Israel dari suku Gad. Kata mikado berkaitan dengan kata Ibrani 'Malchuto' yang berarti "Yang mulia raja agung"
Artikel lebih detil (dalam bahasa Inggris) bisa dibaca di http://www5.ocn.ne.jp/~magi9/isracame.htm
3. Khazaria
Kekaisaran Romawi terpecah menjadi 2, Romawi Barat yang berpusat di Roma, dan Byzantium (Romawi Timur) yang berpusat di Konstantinopel (Istanbul-Turki). Pemerintah Byzantium melakukan penganiayaan kejam terhadap bangsa Yahudi. Banyak yang tidak tahan terhadap penganiayaan ini. Mereka lalu mengungsi ke Khazaria, wilayah Rusia selatan, sekitar pegunungan Kaukasus. Ketika Arab menguasai Babilonia dan melakukan penindasan yang sama seperti Byzantium, orang-orang Yahudi dengan jumlah yang lebih banyak berpindah ke Khazaria. Image: http://www.britam.org/Khazarbook.html. Di Khazaria mereka menyebar di berbagai wilayah seperti:
  1. Utara pegunungan Kaukasus
  2. Utara Mesopotamia dan selatan pegunungan Kaukasus
  3. Wilayah sekitar sungai Don
  4. Wilayah Volga sampai Asia tengah
Dari Khazaria banyak yang meneruskan migrasi ke daerah lain seperti Skandinavia (Swedia, Finlandia, Norwegia, Denmark), Inggris, Skotlandia, dsb. Referensi:
  1. http://britam.org/JewsofJudah.html#Khazars
  2. http://www.britam.org/Khazarbook.html
4. Scythian dan Parthia (Persia)
Bangsa Scythia tinggal di utara laut Mati. Nama Scythian berasal dari bahasa Akkadia, bahasa Mesopotamia kuno pada jaman Assyur-Babilonia. Bahasa tersebut sudah mati. [ref] Dalam bahasa Persia kuno dan bahasa Elam, Scythian disebut sebagai Saka atau Sacae. Dan di Babilonia disebut Gimirri atau Cimmerian (huruf c dibaca s). Cimmerian berarti tawanan dari Samaria. Image: http://jewsandjoes.com/the-10-lost-tribes-of-israel.html Sumber non-Alkitab tentang keberadaan 10 suku Israel di Scythian dan Parthia (Persia) berasal dari Flavius Josephus ahli sejarah yang hidup di abad pertama yang mencatat keberadaan 10 suku Israel di masa hidup sang penulis. Dia mencatat bahwa hanya 2 suku yang ada di Eropa dan Asia, sedang 10 suku lainnya berada di luar sungai Efrat.
"...the entire body of the people of Israel remained in that country; wherefore there are but two tribes in Asia and Europe subject to the Romans, while the ten tribes are beyond Euphrates till now, and are an immense multitude, and not to be estimated by numbers".
Sumber lainnya adalah pada Black Obelisk yang menunjukkan Jehu anak Omri (raja ke-6 Israel), atau utusan Jehu, berlutut di kaki Shalmaneser III. Image: http://jewsandjoes.com/the-10-lost-tribes-of-israel.htmlTahun 1165 seorang pengelana dari Tudela, Spanyol, yang dijuluki Benjamin of Tudela, menemukan komunitas berkultur Israel di Persia dan semenanjung Arabia. Image of "Benjamin of Tudela": http://www.pbs.org/wgbh/nova/israel/losttribes.html Berikut kutipan tulisannya:
" There are men of Israel in the land of Persia who say that in the mountains dwell four of the tribes of Israel, namely, the tribe of Dan, the tribe of Zevulun, the tribe of Asher, and the tribe of Naphtali. "They are governed by their own prince, Joseph the Levite. Among them are learned scholars. They sow and reap and go forth to war as far as the land of Cush, by way of the desert. They are in league with the Kofar-al-Turak, pagan tribesmen who worship the wind and live in the wilderness. "
Dan ketika mengunjungi Arabia pun ia juga membuat catatan.
" These tribesmen are of the tribes Reuven and Gad, and the half-tribe of Menasseh. Their seat of government is a great city surrounded by the mountains of the North. The Jews of Kheibar have built many large fortified cities. The yoke of the gentiles is not upon them. They go forth to pillage and to capture booty in conjunction with the Arabs their neighbors.. "
Referensi:
  1. http://jewsandjoes.com/the-10-lost-tribes-of-israel.html
  2. http://www.pbs.org/wgbh/nova/israel/losttribes.html
5. Australia dan Zelandia Baru
Isaiah 49:8 Suku yang terbuang akan tetap terpelihara dan akan menjadi perjanjian bagi bangsa-bangsa. Mereka akan mengusahakan tanah kosong dan mewarisi kekayaan yang terabaikan. Isaiah 49:9 Para tahanan dibebaskan untuk mengusahakan tanah tersebut.
Catatan. Tanah kosong Australia dan Zelandia Baru dibangun oleh narapidana dari Inggris. Bangsa Aborigin di Australia dan bangsa Maori di Zelandia Baru, adalah pendatang dari Mesir kuno.
Isaiah 49:12 Adalah nubuat kembalinya suku Israel terhilang ke dalam keluarga besar Israel yang salah satunya berasal dari (Syene) Sinim (Australia dan Zelandia Baru). Syene/ Sinim dalam terjemahan bahasa Aram berarti Tanah di selatan Australia dalam bahasa Latin berarti Tanah di selatan Pomponius Mela di tahun 40 M mengeluarkan laporan dan peta tentang "Terra Australis Incognito" atau "Unknown South Land" yang menunjukkan lokasi Australia. Referensi:
  1. http://www.britam.org/Proof/geo/geoAustralia.html
6. Bangsa lainnya
Ada sejumlah bangsa yang diduga/ mengaku sebagai keturunan suku Israel yang terhilang. Bangsa yang mengaku keturunan suku tertentu:
Bangsa yang mengaku keturunan Israel terhilang namun tidak menyebut suku tertentu:
  • Suku Lemba (dari Afrika selatan) mengaku keturunan dari suku terhilang yang lari dari Yemen menuju ke selatan.
    Sumber lain:http://news.bbc.co.uk/2/hi/8550614.stm
  • Rumah Israel di Ghana, mengaku keturunan suku Israel yang terhilang
  • Suku Pashtun (dari Afghanistan dan Pakistan) turun temurun mengaku keturunan suku Israel yang terhilang. Marga terbesar,Yousafzai (Yusafzai) punya arti "anak Yusuf".
    Sumber lain:http://www.guardian.co.uk/world/2010/jan/17/israel-lost-tribes-pashtun
  • Chiang Min (dari China barat laut) mengaku keturunan Abraham. Mereka punya tradisi bahwa leluhur mereka punya 12 keturunan.
  • Yahudi Kaifeng (China) Dari catatan sejarah, sebuah komunitas Yahudi dengan synagogue yang dibangun tahun 1163 telah ada di Kaifeng sejak, paling tidak, Dynasty Song sampai akhir abad 19. Sebuah monument di kota menandakan bahwa mereka telah ada sejak,paling tidak, 231 SM.
  • British Israelism, kadang disebut Anglo-Israelism, mengaku bahwa Anglo-Saxons adalah keturunan suku Israel yang terhilang.
  • Sekte Makuya di Jepang percaya bahwa budaya Jepang kuno yang mirip dengan praktek hidup alkitab menandakan keturunan suku Israel yang terhilang telah mempengaruhi banyak aspek agama dan budaya Jepang.
  • The Kristen of Malabar, di India adalah keturunan Israel (konfirmasi DNA) tapi sejarah masa lalunya tidak dikenal.
Sebuah organisasi bernama "Shavei Israel" mendapati bahwa komunitas dibawah ini adalah 10 suku yang hilang. Image : http://www.shavei.org/shvwp/wp-content/themes/shavei/img/header_banners.jpg
7. Orang Kristiani
Siapa sebenarnya 10 suku Israel yang hilang itu ?
  • mereka adalah orang-orang Kristen.
    Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Matthew 15:24. Ini berarti Orang Kristen adalah domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Di bangsa mana saja 10 suku terhilang / domba yang hilang itu berada ?
  • Di semua bangsa.
    Amanat Tuhan Yesus:
    "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, ..." Matthew 28:19
    Artinya, di semua bangsa, tanpa kecuali, terdapat gen Israel.
    Mungkin saja tidak semua orang memiliki darah Israel, namun di setiap bangsa, suku, kaum, maupun bahasa pasti ada satu dua orang atau lebih yang memilikinya.
    "Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih (disalib-pen) dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa" Revelation 5:9
    Mungkin saat ini masih ada "suku dan bahasa dan kaum dan bangsa" yang belum memiliki satupun orang Kristiani. Ini hanya soal waktu. Manusia ambil bagian atau tidak Firman Tuhan pasti terjadi.Anak Tuhan memiliki peluang untuk ambil bagian dalam Rencana Tuhan ini.
Kapan Tuhan mempersatukan Israel (dengan suku-suku terhilang) ?
  • Setelah suku-suku/ domba-domba terhilang tersebut ditemukan seluruhnya (sampai jumlah yang penuh)
    "Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain (suku-suku terhilang-pen) telah masuk." Romans 11:25
Kesimpulan
Dimasa Perjanjian Lama, manusia dibedakan menjadi 2 kelompok.
  1. Israel
    Bangsa yang (bersedia) diberi mandat memelihara Firman Tuhan. Dari bangsa ini Messias, Sang Juruselamat akan lahir. Mereka harus hidup sesuai Firman Tuhan (Taurat) dalam disiplin yang ketat dan tanpa cacat. Mereka harus hidup dalam standar moral yang tinggi. Namun mereka juga diberi janji keselamatan dan berkat.
  2. Non-Israel
    Kelompok yang tidak tahu Firman Tuhan. Moyang mereka menolak dan tidak hidup dalam Firman Tuhan. Mereka tidak memiliki janji keselamatan.
Dimasa Perjanjian Baru, Israel juga meliputi orang-orang yang mau menerima keselamatan dalam Yesus Kristus. Dan orang non-Israel adalah orang-orang terbuang yang tidak memiliki janji keselamatan (sorga) karena menolak Yesus Kristus.
Referensi :http://endtimepilgrim.org/tentribes.htm

BERBAHAGIALAH ORANG YANG MENERIMA YESUS KRISTUS.
DOSANYA DIAMPUNI, TEMPATNYA DI SORGA SUDAH DIJAMIN PASTI


JALUR MIGRASI
1. Ke Eropa
Jalur Migrasi ke Eropa
732-700 SM
Israel ditawan ke Assyur. Disana mereka disebut Khumri, lalu Gimira
710-590 SM
10 suku Israel, yang disebut Gimira oleh the Assyur dan Kimmeroii (Cimmerians) oleh bangsa Yunani, akhirnya bermigrasi ke Eropa, ke tempat yang disebut Arsareth (2 Esdras 13:40-44 of the Apochrypha)
600-500 SM
Setelah Assyur, sekutu Israel, runtuh, suku Israel di Media yang disebut Scythia diusir ke utara melalui Caucasus oleh bangsa Media, lalu mereka bermukim di Russia selatan.
650-300 SM
Cimmeria di Eropa bergerak ke Danube dan disini mereka disebut bangsa Celt; dari bahasa Yunani, Keltoi.
Dari Russia selatan sebagian bergerak ke barat laut antara sungai Oder dan Vistula. Di waktu berikutnya mereka disebut bangsa Cimbri.
400-100 SM
Dari Eropa tengah The Celtic (bangsa Celt) berekspansion. Sebagian menyerang Roma (390 SM) dan bermukim selama 200 tahun Italia utara; sebagian lagi disebut bangsa Galatia, setelah menyerbu Yunani (279 SM), lalu bermigrasi ke Asia Minor (Turki). Namun sebagian besar bergerak ke barat sampai Perancis dan Inggris
250-100 SM
Russia selatan diserbu dari timut oleh bangsa Sarmatia, dan mendesak Scythia ke barat laut menuju Polandia lalu ke Germany

Angka tahun menjadi tanda tanya.
Abad pertama, masa hidup Yesus, kerajaan Romawi sudah ada dan menguasai Palestina. Bagaimana mungkin tahun 450 M nama Romawi baru muncul.
450-1100 M
Romawi menjadi nama baru menggantikan Scythia Germans ("genuine"), untuk membedakan dengan bangsa Sarmatia yang sekarang menduduki Scythia. Sebagian dari bangsa ini (Scythia Germans) datang ke Inggris dan dikenal sebagai bangsa Anglo-Saxons (450-600 M); yang lain, bergerak ke utara melalui Jutland, menjadi bangsa Dan (Denmark) and bangsa Vikings (Norwegia). Sebagian lainnya langsung ke Inggris , tapi ada juga yang bermukim di Perancis dan dikenal sebagai bangsa Norman
Image:http://www.asis.com/users/stag/ltmap4.jpg Di sepanjang jalur migrasi, suku Israel mendapat banyak nama, diantaranya: Khumri, Cimmerians, Sakkas, Sacasene, Sacasune, Schythians, Cimbri, Thraco-Cimmerians, Celt, Galatians, Germans, Saxons, Normans, Danes, Gimira, Kimmeroii, Iskuza, Gauls, Angles, Picts, Iberes, Scots, Basques, Bretons, Goths, Vandals, Lombards, Franks, Burgundians, Ostrogoths, Daci, Belgae, Massagetae Referensi:
  1. http://www.asis.com/users/stag/migratio.html

Bagaimana mereka sadar ?
Misteri yang tidak kalah menarik adalah bagaimana bangsa-bangsa lain yang sebenarnya memiliki darah Israel ini sadar bahwa mereka adalah Israel ?
Semuanya akan terjadi dan pasti terjadi oleh ke-mahakuasa-an Tuhan. Ezekiel 37:4-11
37:4 Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!
37:5 Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.
37:6 Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN. "
37:7 Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain.
37:8 Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas.
37:9 Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali."
37:10 Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali . Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar.
37:11 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, tulang-tulang ini adalah seluruh kaum Israel. Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang.

Image: http://endtimepilgrim.org/tentribes.htm

Ayat di atas adalah nubuat ganda tentang Israel namun juga terjadi berurutan.
  1. Nubuat berdirinya negara Israel. Selama hampir 2.000 tahun umat Israel melalui puluhan generasi selalu berharap berdirinya kembali negara mereka setelah dihancurkan Romawi tahun 70 M. Tiap generasi berharap Tuhan menggenapi nubuatNya, tentang pendirian kembali Israel, terjadi dalam hidup mereka. Namun puluhan generasi belum juga melihat penggenapan nubuat. Mereka sangat putus asa. Tulang mereka menjadi kering karena semangat yang patah.Proverbs 17:22. Mereka bahkan pernah berangan mendirikan negara di tempat lain, bukan di tanah perjanjian. Mereka hampir tidak percaya nubuat bisa terjadi. Dan terjadilah hal yang luar biasa di tahun 1948. Sebuah negara bernama Israel lahir dalam 1 hari lengkap dengan pemerintahannya.
  2. Nubuat hidupnya kesadaran suku-suku Israel terhilang. Tulang-tulang itu bertemu satu dengan yang lain yang berarti pertemuan mereka (Israel/ suku-suku terhilang) dengan Yehuda (bangsa Yahudi di negara Israel yang sekarang)
Pertemuan ajaib ini akan diikuti dengan pemberian nafas hidup, yakni pembaharuan rohani.
Jeremiah 31:31-34
31 Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda , 32 bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN. 33 Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. 34 Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku , demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka."
Kesalahan Israel, menyembah berhala, akan diampuni dan Tuhan tidak mengingat lagi dosa mereka. Israel tidak akan lagi menyembah berhala. Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku , demikianlah firman TUHAN.
Isaiah 27:13
Pada waktu itu ......... akan datang mereka yang hilang di tanah Asyur ....... untuk sujud menyembah kepada TUHAN di gunung yang kudus, di Yerusalem.

H A L E L U Y A





INFO LAINNYA:
  1. Mengapa jatah tanah dobel Ruben beralih ke Yusuf ?
  2. Mengapa Yehuda memegang kepemimpinan Israel ?
  3. Suku Dan, dan penyembahan berhala

  1. Mengapa jatah tanah dobel Ruben beralih ke Yusuf ?
    Ayat : Judges 5:15,16
    Suku Ruben seharusnya mendapat jatah dobel dalam pembagian tanah oleh Yosua, namun berkat ini beralih ke Yusuf akibat dosa Ruben (Genesis 35:22).
    Suku Ruben memiliki fisik kuat dan "terlatih berperang" (1 Chronicles 5:18)— namun di jaman Hakim-hakim ada suku ini menolak bergabung dengan Deborah dan Barak dalam menghadapi musuh.
    Lokasinya yang di seberang timur sungai Jordan, terpisah dengan suku-suku lainnya, membuat suku ini jatuh dalam dosa dan penyembahan berhala.
    Setelah kematian Salomo dan kerajaan terbagi dua, suku ini tergabung dengan kerajaan utara yang kemudiaan di tundukkan oleh Assyrians tahun 722 SM.
    Referensi : http://www.ifcj.org/

  2. Mengapa Yehuda memegang kepemimpinan Israel ?
    Scripture to Read: Genesis 49:8-12; Deuteronomy 33:7
    Suku Yehuda adalah suku yang memiliki catatan kepemimpinan dalam sejarah Israel. Salah satu aspek kepemimpinan suku Yehuda adalah merekalah yang berangkat terlebih dulu tiap kali umat Israel berpindah ( Numbers 2:9 ).
    Kepemimpinan Yehuda meliputi politik, spiritual, dan militer.
    Daud and anaknya, Salomo, ( dari suku Yehuda ) memerintah Israel pada masa keemasannya sebelum terpecah menjadi 2 kerajaaan, Utara dan Selatan. Kerajaan selatan menggunakan nama Yehuda.
    Referensi : http://www.ifcj.org/

  3. Suku Dan, dan penyembahan berhala
    Suku Dan adalah suku petarung ulung selain suku Naftali dan Gad. Ketiga suku ini berada di garis depan dalam tiap pertempuran.

    Nama "Dan" berarti hakim. Hakimm-hakim 18 mencatat suku Dan yang jatuh dalam penyembahan berhala.

    Samson adalah orang terkenal dari suku Dan. Ia mengalami kejatuhan karena kawin campur.
    Referensi : http://www.ifcj.org/