HOME

Tampilkan postingan dengan label Khotbah Hikmat/Kebijaksanaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khotbah Hikmat/Kebijaksanaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Juli 2013

Keuangan Yang Sehat

“Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia, sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya” Lukas 14-28-30
Menghadapi kenaikan harga barang setelah harga BBM naik menyebabkan kita harus berpikir ekstra dalam mengatur keuangan, baik itu untuk pribadi, keluarga, bahkan dalam wadah yang lebih besar lagi. Besar pasak daripada tiang merupakan hal yang harus dihindari. Jangan sampai pengeluaran lebih besar dibanding pemasukan. Jika hal ini terjadi, maka peluang untuk berhutang akan terbuka. Semakin banyak hutang, maka keuangan akan semakin berantakan.
Firman Tuhan mengajarkan agar kita tidak berhutang (Rom 13:8), bahkan dalam kitab Lukas kita diajarkan untuk membuat perincian anggaran keuangan kita. Ini diperlukan agar seluruh kebutuhan hidup kita, misal untuk kebutuhan selama satu bulan, dapat terpenuhi semuanya.
Beberapa hal yang perlu diingat dan dilakukan :
1. Berdoa dan mengucap syukur untuk berkat yang sudah Tuhan berikan (Mar 6:41).
Sebesar atau sekecil apapun berkat yang kita terima patut disyukuri.
2. Kembalikan persepuluhan, karena ini adalah milik Tuhan (Mal 3:10-11)
Belajar memprioritaskan persepuluhan ketika kita menerima berkat dariNya.
3. Belajar untuk memberi (Luk 6:38)
Memberi adalah salah satu kunci berkat. Jadilah saluran berkat bagi orang lain juga.
Berikut beberapa tips untuk mengatur keuangan Anda :
1. Buat anggaran kebutuhan
Buatlah anggaran semua kebutuhan Anda untuk periode 1 minggu atau 1 bulan (sesuaikan dengan periode pemasukan/gaji Anda). Jangan membuat anggaran yang melebihi dari pemasukan, supaya tidak besar pasak dari tiang.
2. Pangkas setiap pengeluaran yang tidak perlu
Setiap pengeluaran yang dilakukan harus sesuai dengan anggaran yang dibuat. Jangan membuat pengeluaran di luar anggaran Anda.
Ingat bahwa kebutuhan berbeda dengan keinginan. Kita harus belajar untuk mengesampingkan keinginan dahulu agar keuangan kita dapat dipulihkan. Anda akan tetap hidup jika keinginan tidak terpenuhi. Akan ada waktunya dimana keinginan Anda akan diberikan oleh Tuhan.
3. Catat setiap pengeluaran
Ini mungkin hal yang sepele. Tetapi ketika hal ini dilakukan, maka kita dapat memantau setiap sen dari pengeluaran kita. Akan banyak hal-hal yang tidak kita sadari dapat terungkap melalui catatan tersebut. Seringkali ditemukan bahwa ternyata pengeluaran yang kecil-kecil dapat menghabiskan anggaran kita.
4. Evaluasi pengeluaran
Lakukan evaluasi tiap akhir bulan untuk pengeluaran-pengeluaran yang telah dilakukan. Ada beberapa pengeluaran yang tidak penting yang dapat kita pangkas, misal jalan-jalan atau rekreasi, cukup satu kali dalam sebulan, jangan berlebihan.
“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar” Luk 16:10a. Marilah kita belajar untuk menjadi orang yang dapat dipercaya oleh Tuhan. Setiap harta kekayaan yang kita miliki adalah titipan Tuhan bagi kita, dan Dia ingin agar kita dapat mengelolanya dengan baik. Jika kita setia, maka Tuhan akan senantiasa mempercayakan perkara yang jauh lebih besar lagi.


Riva Sinjal Riva Sinjal adalah penulis & pemilik Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998.

Lebih Indah dari pada Emas, Lebih Manis dari pada Madu

“Lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.” Mazmur 19:11
lebih-indah-dari-pada-emas-lebih-manis-dari-pada-maduKesenangan, hiburan, kenikmatan merupakan hal-hal yang selalu dicari oleh manusia di sela-sela kehidupannya. Baik dalam kelimpahan harta maupun dalam keadaan susah dan penuh masalah, manusia senantiasa mencari tempat atau sesuatu yang dapat menghibur diri mereka dan memuaskan hati mereka, misalnya taman hiburan, mal, tempat belanja, tempat wisata dan lain sebagainya.
Banyak sekali tempat-tempat indah dan menarik yang tersedia yang bisa dijadikan tempat untuk melepaskan segala kepenatan yang ada. Uang tidak menjadi masalah ketika biaya yang harus dikeluarkan juga cukup tinggi. Apalagi kehidupan yang ada di kota-kota besar, sangat penuh dengan segala tawaran hiburan maupun barang yang dapat memuaskan segala keinginan manusia. Tidak luput juga sampai kepada tawaran yang dapat menjerat manusia kepada dosa seperti tempat hiburan malam, obat-obatan yang dapat melepas segala pikiran dan membawa ke alam fantasi yang sangat menggiurkan, dan masih banyak lagi sederet tawaran yang bisa menghancurkan hidup manusia.
*courtesy of PelitaHidup.com
Kesenangan yang didapatkan dari semuanya itu sifatnya adalah sementara. Entah itu hiburan biasa atau sampai kepada hiburan yang membawa kepada dosa. Sebagai umat Tuhan kita harus cukup cermat untuk mencari hiburan yang tersedia. Jangan sampai kenikmatan sesaat membawa kita kepada dosa.
Terlepas dari semuanya itu, ada satu hal yang dapat memuaskan segala keinginan kita, melepaskan kepenatan hidup dan menyegarkan jiwa kita, melebihi dari apa yang ada di dunia ini. Apakah hal itu?
1. “Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa ” Maz 19:8a
 Taurat Tuhan atau yang biasa kita sebut dengan Firman Tuhan merupakan suatu hal yang sangat sempurna adanya. Tidak ada yang dapat menandingi kesempurnaanNya.
Oleh karena kesempurnaanNya inilah maka Firman Tuhan dapat memberi kesegaran bagi jiwa kita. Entah kita berada dalam kondisi berkelimpahan ataupun kekurangan seperti yang pernah dialami oleh Rasul Paulus (Fil 4:12-13).
*courtesy of PelitaHidup.com
Ketika hati kita penuh sesak dengan segala masalah, maka Firman Tuhan dapat menyegarkan kembali hati kita. Beban kehidupan dapat terlepas oleh karena kuasa FirmanNya.



“Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.” Maz 23:2-3
com
.
2. “Peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.” Maz 19:8b
Firman Tuhan adalah kekal selamanya. Dia Alfa dan Omega, yang Awal dan yang Akhir. Tidak ada yang tersembunyi di hadapanNya. Dia menyingkapkan segala rahasia bagi umatNya yang setia. Bahkan hal-hal yang tak pernah disingkapkan, disingkapkannya bagi kita.
“Untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda.” Ams 1:4
.
3. “Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati” Maz 19:9a
Firman Tuhan adalah Firman yang hidup. Tuhan akan memberikan FirmanNya sesuai dengan apa yang umatNya butuhkan. Oleh karena itu ketika kita dalam keadaan maupun kondisi apapun, maka FirmanNya akan bekerja untuk menjamah hidup kita. FirmanNya akan memulihkan, menyembuhkan, mengobati, menyegarkan dan menyukakan hati kita. Hati yang sebelumnya sedih diubahkan menjadi hati yang gembira oleh karena kasihNya mengalir melalui Firman yang Dia berikan.
*courtesy of PelitaHidup.com
Oleh karena itu umat Tuhan yang senantiasa mengandalkan Firman Tuhan akan memancarkan kebahagiaan pada wajah mereka. Firman Tuhan memberikan kesukaan bagi hati kita.
“Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Ibr 4:12
.
4. “Perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.” Maz 19:9b
Dunia ini penuh dengan kegelapan, tetapi ketika kita berjalan dalam terang firmanNya, maka kita dapat melihat jalan yang ditunjukkanNya bagi kita (Maz 119:105). Kita dapat membedakan mana yang baik dan yang jahat. Tuhan mengangkat selubung yang tadinya menutupi wajah dan mata kita, sehingga kita dapat melihat dengan jelas apa yang menjadi rencana Tuhan dalam hidup kita.
.
Kesegaran Jiwa, Hikmat, Kesukaan dan Pandangan ke depan yang Jelas merupakan sebagian dari apa yang bisa kita dapatkan ketika kita hidup di dalam Firman Tuhan. Ketika kita dalam keadaan senang, susah  ataupun penuh dengan masalah, dan kita mencari penghiburan melalui Firman Tuhan, maka apa yang kita lakukan tidak akan sia-sia, kita akan mendapatkan kesukaan besar didalamnya.
Keindahan FirmanNya melebihi keindahan emas dunia ini, manisnya Firman Tuhan melebihi dari pada manisnya madu.Tidak ada hal lain yang dapat memberikan penghiburan, kesukaan dan kenikmatan dibanding dengan Firman Tuhan.
*courtesy of PelitaHidup.com
“Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku, lebih dari pada madu bagi mulutku. ” Maz 119:103

“Itulah sebabnya aku mencintai perintah-perintah-Mu lebih dari pada emas, bahkan dari pada emas tua.” Maz 119:127
.


Riva Sinjal Riva Sinjal adalah penulis & pemilik Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998.